Bro TH ayo lebih semangat untuk sukses !

Saya pernah menuliskan analisa tulisan tangan Bro TH pada artikel sebelumnya yang berjudul “Bro TH yang energik dan antusias!“. Pada analisa tersebut, Bro TH menuliskan tulisan tangannya di atas kertas bergaris dan pena tinta sejenis boxy. Kemungkinan menulisnya pun di atas alas yang empuk, bukan di atas meja/alas dari kayu atau kaca. Sesuai [ketentuan] untuk grafologi/handwriting analysis adalah menggunakan kertas polos dan pulpen.

Setelah Bro TH mengirimkan kembali tulisan tangan sesuai [ketentuan] dan saya membandingkan kedua tulisan, ternyata memang ada perbedaan yang signifikan yang perlu menjadi perhatian. Mungkin itu yang membuat Bro TH mengirimkan tanggapan atas analisa pertama melalui Twitter, “Sampai segitunya ?”.  Analisa tulisan Bro TH yang telah direvisi  berikut ini sekaligus merevisi analisa yang sebelumnya.

Salam semangat Bro TH,

Tulisan Anda ini kali yang perlu mendapat perhatian adalah adanya pesimisme, kekecewaan atau menurunnya semangat akibat tekanan. Saya tidak tahu apa persisnya kondisi Bro TH saat ini. Berita baiknya bahwa ini bersifat sementara terlebih bila Bro TH memberikan perhatian dan meningkatkan keyakinan diri. Tentu tidak baik Anda biarkan berlama-lama karena berakibat menghambat kemajuan diri.

Bro TH memiliki tekad yang kuat untuk menghadapi masa depan. Anda dapat memperkuatnya dengan persiapan yang baik melalui pembelajaran dan pemberdayaan kekuatan diri. Pesan saya, jangan biarkan kondisi masa lalu melemahkan diri Anda. Fokuskan pada keberhasilan yang pernah Bro TH capai untuk menaikkan motivasi dan semakin optimis. Saya jadi ingat cerita seorang miskin yang berkecil hati  karena hanya memiliki sepatu butut sampai suatu hari dia tergugah bertemu seorang yang bahagia walaupun cacat tidak memiliki kaki.

Anda punya kecenderungan sensitif walaupun tidak Anda nyatakan secara nyata kepada orang lain. Masukan saya, Bro TH dapat lebih terbuka dan santai menghadapi orang lain. Walaupun indikasi sensitif tidak sampai membuat terjadinya konflik dengan orang lain namun mempengaruhi suasana hati Bro TH.

Kelihatannya Bro TH memiliki bakat alamiah untuk fotografi. Dari tulisan Anda, terlihat  memiliki kontrol diri  dan pengelolaan ruang yang baik yang tercermin dalam mengambil angle foto yang bagus.

Tentunya untuk menjadi fotografer yang profesional,  tidak hanya mengandalkan bakat alamiah saja. Anda perlu mempelajari hal-hal teknis dan banyak praktek sehingga makin mempertajam kemampuan fotografi Anda.

Jasa sebagai fotografer juga memerlukan keterampilan menjual yang baik sehingga meningkatkan pendapatan/keuangan Bro TH. Dalam hal ini Bro TH memiliki kemampuan adaptasi dan bersosialisasi yang baik yang menjadi modal dalam menjual jasa. Lengkapi dengan meningkatkan diri lebih tinggi dan antusias dalam menjual kemampuan fotografinya.

 

salam sukses,

 

Yosandy L. S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin