Sial versus HOKI di antara haters dan LOVERS!

HOKIEntah apa pandangan Sobat  tentang HOKI atau keberuntungan. Mungkin ada yang menggunakan rumusan baku bahwa keberuntungan adalah pertemuan antara kesiapan dan kesempatan. Tentu saja Sobat punya pendapat sendiri tentang HOKI, terlepas percaya atau tidaknya. Saya sendiri menganggap keberuntungan adalah kemudahan dan kecepatan mendapatkan hasil setelah melakukan usaha yang dibutuhkan bahkan seringkali hasilnya melebihi target yang diinginkan.

 

Di kutub sebaliknya ada kesialan di mana usaha yang dilakukan melebihi kewajaran atau berlipat dari usaha orang-orang umumnya namun tidak menghasilkan sesuai keinginan bahkan mengalami kerugian baik waktu dan uang.

 

Idealnya tentu kita memilih menjadi orang yang HOKI, bukan? Di mana usaha wajar yang kita lakukan mendapatkan hasil yang baik dalam waktu cepat. Namun dalam kenyataannya ada orang-orang yang seringkali mengalami kesialan.Usaha-usaha yang dilakukan sudah dirasa terbaik namun hasilnya terus meleset dan sia-sia. Ada orang-orang yang hidupnya seperti dibayangi kesialan, mengapa?

 

Setidaknya ada 2 (dua) perspektif penyebab seseorang hidupnya sial atau HOKI. Perspektif pertama adalah mindset. Dalam tataran mindset, isi pikiran bawah sadar seseorang itu menganggap dirinya diikuti kesialan atau mudah mendapat keberuntungan menentukan sial atau HOKI dirinya. Bila pikiran bawah sadarnya berisi pikiran positif maka hidupnya tentu berkelimpahan keberuntungan, demikian juga sebaliknya.

 

Dalam kenyataannya seseorang yang punya mindset HOKI tidak otomatis juga hidupnya beruntung. Lho, apa yang salah? Tidak ada yang salah, hanya saja hidup beruntung tidak saja membutuhkan mindset HOKI namun juga masih membutuhkan perspektif kedua.

 

Perspektif kedua adalah energi. Tubuh manusia menghasilkan energi yang disebut bio energy atau aura. Anda dapat melihat keberadaan aura ini dengan latihan atau dengan foto aura.

 

Untuk hidup dalam keberuntungan entah dalam aspek karir, profesi, penjualan, bisnis, keuangan atau pasangan maka seseorang harus memiliki bio energy atau aura HOKI. Bila auranya negatif, tentu saja yang menemani langkah dalam hidupnya adalah kesialan.

 

David R. Hawkins, M.D., Ph.D. melakukan penelitian selama 20 tahun untuk mengukur energi manusia. Menurut David R. Hawkins, M.D., Ph.D. setiap kata, pemikiran dan focus menghasilkan yang namanya “morphogenetic field” atau medan energi penarik (attractor field) dan medan energi ini dapat diukur dengan proses sederhana. Proses ini dikenal sebagai Kinesiology yaitu studi atau ilmu yang mempelajari otot dan pergerakannya, khususnya untuk aplikasi pengkondisian fisik. Kinesiology mendapat perhatian saintifik dari karya Dr. George Goodheart yang menjadi pelopor Applied Kinesiology. Kemudian pada akhir 1970an, Dr. John Diamond merumuskan Behavioral Kinesiology di mana indikator otot baik kekuatan atau kelemahan dapat menghasilkan stimulus fisik, emosi dan intelektual yang positif atau negatif.

 

Dr. Hawkins melakukan riset dengan beberapa teknik Dr. Diamonds dan menghasilkan tabel yang dinamakan Map of Consciousness yang merefleksikan kondisi manusia. Energi yang dihasilkan seseorang diukur dalam rentang angka 20 sampai 1.000. Energi-energi positif adalah energi dengan angka pengukuran di atas 200 antara lain: yakin, optimis, memaafkan sampai pencerahan. Sebaliknya energi-energi negatif adalah energi dengan angka pengukuran di bawah 200 yaitu menghina, benci, kuatir sampai rendah diri.

 

Pengukuran energi manusia ini dituangkan dalam tabel Map of Consciousness sebagai berikut:

map of consciousness

 

Lho, terus apa hubungannya sial versus HOKI dengan haters dan LOVERS? Bila saya jawab hubungannya baik-baik saja, kelar artikel ini. Ciyus amat bacanya hehehe…

 

Bila Anda memperhatikan tabel Map of Consciousness maka tentu dapat menemukan hubungan antara sial dengan haters dan HOKI dengan LOVERS. Anda benar! Haters itu memiliki medan energi negatif seperti menghina, benci, menyalahkan orang lain dan sebagainya. Haters ini menyimpan medan aura negatif yang jelas menarik kesialan dalam hidupnya. Dampak paling ringan ini dari aura negatif ini antara lain: mudah marah, gangguan mood, tidur tidak nyenyak, mudah capek sampai dampak berat seperti: sering sial, rejeki susah, sakit sulit disembuhkan dan lain-lain.

 

Sementara LOVERS yang menabung medan energi atau aura positif yang terbentuk dari energi keyakinan, optimis, respek dan kebahagiaan. Para LOVERS ini memiliki medan energi positif yang bervibrasi menarik HOKI atau keberuntungan dalam hidupnya.

 

Kok grafolog ngurusin haters atau LOVERS, sial atau HOKI? Yup karena grafolog dapat menganalisa medan energi melalui tulisan tangannya. Kondisi psikologi seorang HATERS yang kondisi emosional terganggu, kemarahan, gangguan kesehatan nampak dari tulisan tangannya antara lain: baseline yang bervariasi, slant bervariasi, tekanan tulisan ringan atau tidak teratur dan lain sebagainya.

 

Demikian juga seorang LOVERS yang hidup penuh HOKI memiliki kontrol emosional yang baik, motivasi tinggi, kesehatan yang baik, optimis, percaya diri terlihat dari tulisan tangannya seperti: baseline naik, slant tegak atau kanan ringan, tekanan medium atau kuat, margin yang baik dan sebagainya.

 

Penasaran bagaimana tulisan tangan seorang yang berkelimpahan HOKI secara lengkap? Ikuti workshop Workshop “Certification of Business  Handwriting Analyst” Jakarta 2017. Ingin HOKI dalam hubungan dengan pasangan, karir/profesi, penjualan dan bisnis serta keuangan?

5 Responses to Sial versus HOKI di antara haters dan LOVERS!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin