Resensi buku “Kaya dengan GraphoSelling” oleh N. Mursidi

 

 “Mengenal Graphoselling untuk Meraih Sukses”

Diresensi N. Mursidi, penulis & cerpenis, tinggal di Jakarta.

Bagi sebagian besar orang, bentuk tulisan tangan mungkin dianggap tak memiliki kaitan dengan karakter atau perilaku, apalagi dengan sukses seseorang.

Bagi Yosandy LS, pemegang certified graphologist dan certified handwriting, bentuk tulisan tangan seseorang itu tidak saja mencerminkan akan karakter, watak, isi otak, pikiran, dan keadaan hati seseorang, tapi juga bisa dipelajari lebih jauh tentang rahasia dan makna di baliknya. Bahkan, makna di balik tulisan tangan itu pun bisa dimanfaatkan untuk meraih kesuksesan, meningkatkan omzet penjualan dan menjual ide.

Menurut dia, tulisan tangan adalah bentuk ‘tulisan’ otak/pikiran sehingga menjadi ukuran yang siginifi kan dan akurat sebagai ungkapan (cermin) kepribadian seseorang (hal 19-20). Lewat itu, kepribadian seseorang bisa dibaca dengan cermat. Analisis tulisan tangan ini disebut graphologi. Penulis buku ini mengembangkan lebih jauh lagi yang dinamai graphoselling untuk meningkatkan omzet penjualan, jadi orang kaya, dan meraih kesuksesan.

Dengan 18 jurus yang dideskripsikan di dalam buku ini, penulis menjelaskan bahwa analisis tulisan tangan bisa mengungkap kondisi ilmiah tentang semangat atau tingkat optimisme didasarkan pada ‘garis dasar atau baseline’ dari bentuk tulisan tangan seseorang.

Selain itu, dapat mengungkap kekuatan energi dan kesehatan (dari tekanan pada tulisan tangan), kecerdasan emosi (berdasarkan arah, dan kemiringan tulisan tangan).

Selain itu, persepsi di masa lalu (berdasarkan jarak dari tepi kertas dengan tulisan tangan atau margin kiri), rencana masa depan (berdasarkan margin kanan pada tulisan tangan), kecerdasan spiritual (berdasarkan tiga zona) dan citra diri yang dibangun berdasarkan bentuk tanda tangan di bawah tulisan tangan.

Tulisan juga dapat mengungkapkan tingkat kepercayaan diri seseorang dilihat dari posisi garis huruf ‘t’ dan kekuatan motivasi untuk meraih ‘sukses’ berdasarkan cara menulis huruf ‘g’, ‘j’, dan ‘y’.

Dalam buku ini penulis tidak sekadar mengungkap cara menganalisis tulisan tangan, menemukan kelemahan, dan kekuatan di balik tulisan tangan. Lebih dari itu, dia juga memberikan tip cara memperbaiki kelemahan (dari hasil analisis tulisan tangan) dengan mengubah bentuk tulisan tangan untuk memperkuat karakter seseorang.

Sebab, jika perubahan tulisan tangan itu dilakukan secara berulangulang, pikiran bawah sadar pun dapat dipaksa menerima pesan dan respons untuk mengubah karakter seseorang secara otomatis. Dari pola kebiasaan yang baru itu bisa meningkatkan kemajuan dalam hidup (hal 22-23).

Buku ini dilengkapi kisah-kisah yang penuh hikmah dan ditulis dengan gaya bahasa yang ringan sederhana sehingga mudah dipahami dan dipraktikan.

Sayangnya, buku tidak dilengkapi kisah-kisah orang yang dulu memiliki kelemahan tulisan tangan, kemudian grapoterapi lalu melejit dan jauh lebih sukses. Jika dilengkapi dengan testimoni orang seperti itu, buku akan lebih kredibel. Kendati demikian, tanpa ‘testimoni’, buku ini pun sudah cukup memikat.

 

Edisi asli dapat dibaca di :

http://etalasebuku.blogspot.com/2012/08/mengenal-graphoselling-untuk-meraih.html

2 Responses to Resensi buku “Kaya dengan GraphoSelling” oleh N. Mursidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin