Tanda Tangan itu Pencitraan Anda lho yaaa …

signature BBDalam teori grafologi, analisa tanda tangan tidak dapat dilepaskan dari analisa tulisan tangan, bahkan di analisa dalam satu kesatuan. Alasannya karena informasi yang diberikan tanda tangan tidak lengkap dan tidak sebanyak informasi yang diberikan tulisan tangan. Dalam praktek saya selama menggunakan grafologi selama 20 tahunan, memang informasi yang diberikan tanda tangan tidaklah banyak namun masih dapat dianalisa terpisah dari tulisan tangan.

Saya sendiri sudah mengujinya di acara Indonesia 1st EQ Conference dengan menganalisa tanda tangan sebanyak ± 150 orang selama 2 hari; Indonesia Financial Planner Conference dengan menganalisa tanda tangan ± 200 orang selama 5 jam marathon dan ratusan tanda tangan melalui akun Twitter atau Facebook saya. Hasil dalam event-event tersebut analisanya tetap akurat berdasarkan komentar para pemilik tanda tangan.

Untuk di awal-awal pengalaman analisa, saya tidak menyarankan Anda untuk menganalisa tanda tangan terpisah dari analisa tulisan tangan. Seiring dengan jam terbang yang sudah baik dan penguasaan materi grafologi yang baik, Anda dengan sendirinya akan mahir menganalisa tulisan tangan dengan tanda tangan, baik bersamaan maupun terpisah.

Informasi yang ditampilkan oleh tanda tangan berbeda dengan informasi yang ditampilkan oleh tulisan tangan. Tulisan tangan menyampaikan informasi tentang diri asli penulisnya, sedangkan tanda tangan menyampaikan informasi tentang diri yang ditampilkan penulis ke public atau orang banyak. Hal ini mengandung pengertian bahwa diri yang ditampilkan ini dapat berupa citra diri yang asli dari penulisnya, namun juga dapat berupa citra diri yang sudah dikemas oleh penulisnya.

Tanda tangan memang menjadi citra diri atau simbol dari penulisnya. Namun karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajari bagaimana membuat tanda tangan yang baik oleh orang tua maupun sekolah, setiap orang membuat tanda tangan sesuai persepsi, asumsi atau pengetahuan masing-masing.

Dalam saya melakukan analisa tanda tangan (baik terpisah atau bersamaan dengan analisa tulisan tangan) atau memandu klien-klien saya melakukan Success Signatures ReDesign (perubahan/desain ulang tanda tangan sukses), saya selalu berdiskusi tentang “Harga perusahaan atau harga diri manusia yang lebih tinggi?” Tentu saja termasuk Anda juga setuju bahwa harga diri manusia lebih tinggi dari harga perusahaan, bukan?

Bila demikian, bukankah Anda perlu memiliki simbol diri yang menunjukkan harga diri yang lebih tinggi dari harga perusahaan? Perusahaan diwakili oleh nama dan logo perusahaan, sementara manusia diwakili oleh nama dan tanda tangannya. Tanda tangan bagi manusia menjadi simbol dan self-image (citra diri).

Pribadi yang memiliki citra diri yang positif dan sukses akan menampilkan tanda tangan yang yang positif dan sukses pula. Anda juga tahu bahwa mendesain logo perusahaan besar membutuhkan investasi sampai milyaran rupiah, sementara Anda bagaimana caranya membubuhkan tanda tangan yang bernilai luar biasa?

Ada yang membuat tanda tangan berupa corat-coret yang tidak terbaca. Tujuannya adalah agar tanda tangannya tidak mudah ditiru atau dipalsukan. Secara grafologi, malah tanda tangan yang berupa corat coret justru lebih mudah ditiru atau dipalsukan. Logikanya adalah tanda tangan yang berupa corat coret tiruannya lebih sulit dibedakan dengan aslinya. Berbeda dengan tanda tangan berupa nama yang terbaca nama, apabila ditiru atau dipalsukan relatif lebih mudah terlihat perbedaannya dengan tanda tangan asli.

Ingin merancang ulang tanda tangan Anda agar mencerminkan pribadi sukses dan berkarakter positif ? Berikut tips untuk Anda:

Pertama, tanda tangan yang dapat dibaca dengan jelas, letakkan sedikit ke arah kanan dekat teksTanda tangan seperti ini mengindikasikan penulisnya seorang yang cerdas, dapat diandalkan, jujur dan kepribadian yang terbuka. Bila tanda tangan diletakkan jauh dari teks mengesankan seoerang yang merasa dirinya terasing, pemalu dan frustasi. Sebaliknya tanda tangan yang sangat dekat dengan teks berarti penulis merasa tidak dalam keadaan yang aman (insecure), gelisah dan rendah diri.

Kedua, ukuran tanda tangan sedikit lebih besar dari tulisan tangan menandakan pribadi keyakinan diri yang baik. Bila tanda tangan lebih besar dari tulisan menunjukkan seorang yang pemalu namun membutuhkan perhatian dari orang lain. Sebaliknya tanda tangan yang jauh lebih kecil dari tulisan mengindikasikan seorang yang menginginkan perhatian pada dirinya.

Ketiga, tanda tangan diberikan garis bawah (lurus)Garis bawah pada tanda tangan menunjukkan penulisnya memiliki rasa percaya diri yang baik. Untuk garis lebih dari satu berarti penulis ingin mengesankan dirinya penting. Bila garis bawah bergelombang menandakan adanya selera humor dan sifat artistic.

Terakhir, arah tanda tangan sedikit naik dengan tekanan sedang.  Hal ini menunjukkan semangat dengan kekuatan yang baik. Bila terlalu menanjak mengesankan orang yang mementingkan citra publik, namun di kehidupan sehari-hari kurang merasa bahagia dalam hidupnya. Tanda tangan yang menurun mengindikasikan kekecewaan atau depresi.

Anda tentu tahu perusahaan menyiapkan desain logo yang baik. Bahkan dirancang oleh desainer grafis secara khusus dengan biaya mahal. Logo itu mewakili perusahaan, selain nama perusahaan maka logo juga menjadi citra diri perusahaan sehingga tidak dibuat asal-asalan. Apalagi dengan Anda, bukan? Anda tentu juga ingin simbol yang mewakili diri Anda dengan makna dan citra yang baik.

Sama halnya dengan Anda membangun citra diri yang sejati dengan nilai dan spirit yang bermakna sangatlah penting. Self-image  atau citra diri yang sehat merujuk pada kondisi ideal pribadi yang positif. Di dalamnya ada kebanggaan diri yang proporsional bukan kesombongan. Perilaku positif yang menghargai diri sendiri dan orang lain dengan layak dan tulus. Dan berbagai karakteristik ideal sebagai positif lainnya. Anda mungkin menyanggah, bagaimana seseorang dapat seideal atau sesempurna itu ? Anda tentu setuju bila kami mengatakan pertama bahwa minimal Anda tentu menginginkan citra diri yang positif. Kedua, Anda tentu mampu meningkatkan kualitas diri mendekati kondisi ideal jika Anda mau.

Dengan self-image atau citra diri yang baik menandakan seberapa baik Anda menghargai diri Anda. Semakin baik self-image atau citra diri Anda semakin baik Anda menghargai diri Anda. Mengapa ini penting? Semoga Anda setuju dengan pendapat ini, bahwa bila Anda mampu menghargai diri sendiri Anda juga akan mampu menghargai orang lain dengan baik. Dengan self-image atau citra diri yang baik, Anda dapat menerima apapun keadaan diri Anda dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Nah, bagaimana pencitraan yang mewakili diri Anda? Pencitraan yang positif atau sebaliknya hanya diwakili corat coret yang tidak jelas?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin