Mengungkap rahasia mandat Megawati dari ‘dalam’!

mandat-mega-jokowiBerita menggembirakan untuk rakyat dan  pendukung Jokowi, ketika  Ibu  Megawati Soekarnoputri mengeluarkan mandatnya pada Jokowi untuk menjadi capres RI ke-7. Bahkan IHSG melonjak dengan berita tersebut.

Bagi saya sebagai seorang analis tulisan tangan (handwriting analyst) atau grafolog, berita tersebut menggembirakan karena mandat tersebut ditulis dengan tulisan tangan Ibu Megawati sendiri. Ini mendatangkan kesempatan untuk mengenal sosok beliau dari ‘dalam’.

Tadinya analisa tulisan tangan Bu Mega hanya menjadi konsumsi saya pribadi yang menambah kekaguman dan hormat saya mengamati antara perilaku beliau sejauh ini dengan tulisan tangan beliau. Namun twitter dari  Bro @unggulism meminta [ Mas @YosandyLS  kultwit dong ttg “isi” surat mandat Bu Mega! 🙂 ] mendorong saya menuliskan hasil ‘terawangan’ saya hehehe…..

Tulisan seorang tokoh negarawan, putri proklamator bangsa  yang bukan hanya menunjukkan keikhlasan namun juga kearifan  politik dalam tindakan beliau yang memberikan mandat capres kepada Jokowi. Padahal dengan hak prerogatifnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Bu Mega dapat saja memaksakan kehendak menjadikan diri sendiri sebagai calon  presiden. Namun kebesaran hati yang luar biasa mau mendengar dan memahami keinginan rakyat yang menghendaki Jokowi maju sebagai capres.

Keunggulan tersebut tercermin dalam tulisan tangan beliau yang memang sangat menonjol kekuatan dan kelebihan dirinya sebagai seorang tokoh yang telah teruji. Hal pertama yang tertangkap oleh mata saya adalah kecerdasan dan kemampuan Bu Mega dalam menganalisa dan mengambil kesimpulan secara tepat dan bijak.

Selama ini Bu Mega dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan terkesan ‘lambat’. Hal ini memang terjadi pada beliau lantaran sikap kehati-hatiannya yang besar agar dapat mengambil suatu keputusan dan sikap yang tepat. Bagi pihak yang tidak sabar mungkin menyimpulkannya sebagai ‘lambat’. Di sisi lain, begitu informasi dan keyakinan yang besar, biasanya mendorong Bu Mega untuk mengambil langkah yang tepat dan cepat. Apalagi langkah-langkah yang akan diambil sesuai dengan konsep dan ideologi yang diyakininnya.

Bu Mega selain memiliki konsistensi dan komitmen yang tinggi terhadap hal-hal yang diyakininya, namun juga memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam memahami kondisi yang muncul. Beliau mendengarkan hal-hal yang beliau rasa pantas didengar dan selektif pada hal-hal yang tidak membawa manfaat.

Hal lain yang mengagumkan saya adalah dengan umur beliau yang sudah mencapai 67 tahun, Bu Mega memiliki kesehatan yang baik dan aktivitas fisik yang tinggi. Daya ingatnya yang masih tajam dan detail padahal memikirkan banyak hal yang menjadi aktivitasnya sehari-hari.

Tekadnya untuk mencapai yang terbaik atau dalam bahasa lain sering disebut high achiever atau excellent achievement tidak mengherankan mengantarkan beliau menjadi Ketua Umum PDI-P bahkan Presiden RI. Dari tulisan tangan beliau ini menjawab penasaran saya bahwa semua itu bukanlah karena mengandalkan trah seorang keturunan Bung Karno. Bu Mega bahkan memiliki motivasi dan optimisme yang tinggi bila tidak ingin berlebihan saya katakan sebagai berapi-api dalam dirinya.

Ciri lain yang sama menonjolnya adalah besarnya tanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita dan ideologi yang diyakininya serta menjalankan tugas-tugas yang diembannya bukan saja sebagai politikus dan negarawan, namun juga sebagai seorang ibu bagi keluarganya. Langkah yang diambilnya semakin mengukuhkan dirinya sebagai ibu bagi keluarga besarnya di PDIP juga ibu bangsa sebagaimana yang dikehendaki banyak pihak.

Empati dan simpati juga menjadi bagian penting dalam diri beliau. Setiap tindakannya memikirkan perasaan wong cilik yang dibelanya, bukan sekedar wacana dan lip service untuk mementingkan diri dan kelompoknya.

Kok terasa seperti terlalu memuji-muji ya! Namun itulah kenyataan yang ada dalam tulisan tangan Bu Mega. Masa tidak ada kelemahannya? Mungkin ada yang bertanya seperti itu. Sebagai seorang manusia tentu manusiawi, Bu Mega memiliki kelemahan. Kelemahan utama Bu Mega adalah beliau membutuhkan orang yang dapat menyemangatinya dalam mewujudkan ide-ide atau konsep-konsep yang dipikirkannya. Bapak Alm. Taufik Kiemas adalah satu orang yang tepat ‘mendampingi’ beliau  sebagai sparing partner untuk menguji konsep-konsep sekaligus mendorong Bu Mega agar mewujudkan bila sudah yakin.. Sepeninggal Bapak Alm. Taufik Kiemas, Bu Mega membutuhkan orang-orang di sekelilingnya yang dapat diajak berdiskusi dengan kuat tentang pemikirannya agar tidak hilang dan justru direalisasikan untuk kepentingan orang banyak.

Kelemahan yang lain, ternyata Bu Mega cukup sensi atau mudah tersinggung walaupun ketersinggungannya dapat dikontrol atau tidak ditampakkan dalam bahasa tubuhnya. Mengapa ini saya katakan sebagai kelemahan? Karena dalam memendam ketersinggungan, beliau membutuhkan energi untuk menahannya sampai rasa itu menghilang. Padahal energi dapat diarahkan atau dimanfaatkan untuk aktivitas lainnya. Kelemahan ini membuat Bu Mega bukan pribadi yang mudah menerima masukan dari orang lain. Mungkin ada yang melihat beliau sebagai pribadi yang keras kepala, bukan?

Kelemahan yang justru melengkapi dirinya sebagai seorang pribadi yang dinamis. Lebih penting lagi, Bu Mega telah membuktikan dirinya mampu mengoptimalkan kekuatan dirinya. Sekali lagi bukan hanya menjadi pribadi atau politikus luar biasa, namun juga pribadi dan negarawan yang telah mencapai tataran kearifan.

4 Responses to Mengungkap rahasia mandat Megawati dari ‘dalam’!

  • miming:

    Sempet sempetnya liat tulisan bu Mega, bisa sampe kepikiran liat tulisan bu Mega, luar biasa..

  • Nice share bung,
    Akan lebih menarik lagi djika dg penggambaran sisi mana dr tulisan tangan tersebut yg memunculkan keunggulan dn kelemahan beliau.

    Sbgai penikmat graphology, justru hal tsb yg menarik. Sekaligus menambah wawasan ttg analisis tulisan tangan..

    Salam ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin