Graphotherapy (1)

Graphotherapy adalah terapi yang didasarkan pada hubungan antara pikiran bawah sadar seseorang dengan tulisan tangan sebagai dua jalan yang saling berhubungan. Hubungan tersebut menghasilkan tulisan tangan yang merefleksikan pikiran bawah sadar seseorang.

Tujuan dari graphotherapy adalah untuk mendapatkan perubahan yang spesifik yang dapat memperbaiki atau mengurangi, mengembangkan atau memperkuat karakter / sifat seseorang melalui perubahan tulisan tangannya. Usaha yang dilakukan melalui graphotherapy tersebut kemudian akan menjadi respon yang otomatis dalam diri seseorang.

Dalam rangka memahami bagaimana graphotherapy bekerja, sedikit informasi mengenai sistem saraf dalam manusia sebaiknya diketahui.

Otak manusia terdiri dari ratusan sel saraf dengan ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Setiap perasaan, kejadian, pemikiran akan disimpan di tempat yang berbeda dengan ukuran yang berbeda pula seperti data yang disimpan di komputer dengan memori yang sangat besar. Apa yang dihasilkan oleh “komputer” tersebut ? Komputer tersebut menghasilkan kebiasaan yang kita miliki. 98 % aktivitas yang dilakukan seseorang sangat berhubungan dengan kebiasaan yang dihasilkan dari pengalaman masa lalu kita. Misalnya : cara makan, cara berbicara, tingkat emosi,  cara berjalan dan aktivitas lainnya.

Bila pada “komputer” tersebut diinput data-data positif maka output yang dihasilkan pun akan positif dan demikian sebaliknya. Komputer dengan input data yang positif akan menghasilkan pola perilaku (kebiasaan) yang baik pula sehingga tindakan dan karakter orang tersebut akan positif. Namun bila kita memberi input yang negatif pada “komputer” tersebut maka output yang tampak pun akan negatif.

Oleh sebab itu, kita harus memberi input yang selalu positif pada “komputer” yang kita miliki dan input tersebut dapat dilakukan melalui tulisan tangan. Latihan yang dilakukan minimal 28 hari berturut-turut dapat memberikan perubahan perilaku atau kebiasaan yang menetap dan spontan untuk pikiran bawah sadar seseorang. Dan graphotherapy bekerja berdasarkan pemahaman  mengenai sistem kerja otak manusia yang telah dijelaskan dengan singkat tersebut.

Tulisan tangan keluar sebagai pesan dari pikiran bawah sadar dan tertuang ke atas kertas melalui otot-otot dan saraf-saraf dari tubuh kita. Sebaliknya, kita pun dapat mengirimkan pesan pada pikiran bawah sadar melalui tulisan tangan kita. Dengan melakukan perubahan pada tulisan tangan yang berulang, pikiran bawah sadar kita dipaksa untuk menerima pesan dan akan menimbulkan respon untuk mengubah karakter kita pula secara otomatis.

 

Graphotherapy adalah program latihan melalui tulisan tangan yang dirancang dengan sistematis, yang dapat mengubah pikiran bawah sadar seseorang untuk mendapatkan pola kebiasaan baru yang dapat meningkatkan kemajuan dalam hidupnya.

Terapi ini memang mengejutkan bagi orang yang tidak memahami mengenai kekuatan tulisan tangan, di mana sebenarnya terapi graphis dapat mengubah karakter seseorang baik menjadi perilaku yang negatif atau positif.

Terapi ini telah dilakukan dan dibuktikan sejak ratusan tahun lalu di antaranya :

  • Dr. Pieree Janet dan Charles Henry, di Sorbanne – Paris melalui penelitian Graphic Psychotherapy yang sangat sukses pada tahun 1929.
  • Pada tahun yang sama, Paul de Ste, penulis Graphotherapeutics yakin bahwa banyak karakter dalam kepribadian seseorang yang dapat diperkuat atau diperlemah melalui tulisan tangan. Setelah kepindahannya ke Amerika, Paul de Ste mengabdikan diri menjadi graphotherapist baik untuk private dan psikologi klinis.
  • Dr. Camille Strelezki dari Perancis pada tahun 1950 membuktikan bahwa graphotherapy dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah pada kliennya, seperti perasaan tidak aman, kegelisahan, ketakutan, kurang konsentrasi, anorexia.
  • Di Jerman, graphotherapy telah digunakan dengan sukses dalam clinical setting untuk pasien yang mengalami masalah anorexia, learning disability, neurotic children, bed wetting dan masalah lainnya.

Seringkali manusia mengalami kegagalan atau ketidak seimbangan dalam hidupnya karena sesuatu yang salah dalam dirinya. Kesalahan tersebut tidak terletak pada kesalahan cara berpikir, perasaan, atau kesalahan pada kemampuan. Kesalahan tersebut terletak pada kebiasaan/pola pikiran bawah sadar yang mempengaruhi sebagian besar hidup kita. Pola-pola atau kebiasaan yang salah dalam pikiran bawah sadar kita akan menimbulkan konflik dalam hidup kita dan membuat hidup kita “bergerak” lebih lambat dan terhambat.

Konflik yang dihasilkan tersebut menghasilkan pikiran-pikiran bawah sadar seseorang dan membuat seseorang terhambat untuk menjadi sukses karena secara tidak sadar kita akan mengatakan pada diri sendiri bahwa “saya tidak akan mampu melakukan itu”; “saya tidak bisa melupakan kejadian buruk tersebut”; “saya tidak memiliki sesuatu yang berharga dalam hidup saya” dan masih banyak lainnya.

Konflik antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar seseorang sangat sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari sehingga hal tersebut dianggap sebagai suatu kewajaran. Adanya konflik tersebut terwujud dalam bentuk :

  • rasa tidak percaya diri
  • ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  • kehilangan energi
  • ketegangan dan kegelisahan
  • ketidaksabaran
  • ketidakmampuan untuk tenang dalam situasi di bawah tekanan
  • ketidakmampuan untuk menyelesaikan masalah secara baik dengan orang lain
  • merasa sedang “stuck
  • dll.

 

2 Responses to Graphotherapy (1)

  • achmad fadhil:

    Tulisanya bermanfaat bgt, dapat ilmu baru lg, bernanfaat banget banget hheee, tp aq mau tanya pak, cara merubah tulisan kita agar menjadi pribadi yang lebih baik itu bgaimana? Ciri2 tulisan yang dpt membangun pribadi yang lebih baik itu bagaimana pak?. Trimakasih banyak yaa pak hehee

    • Yosandy Lip San:

      Untuk langkah awal tentu saja tulisan perlu dianalisa terlebih dahulu apa potensi dalam diri seseorang dan apa hal-hal yang melemahkannya. Ciri-ciri tulisan yang membangun pribadi yang lebih baik tentu saja tulisan yang menunjukkan banyak kekuatan bagi penulisanya, terima kasih juga dan semakin sukses untuk Pak Achmad 🙂

Leave a Reply to achmad fadhil Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin