Universal

Page 1 of 812345...Last »

Top Performer Salesman/Marketer perlukah menjilat apalagi menjelekkan?

penjilat ass bossDunia saat ini dbangun dengan budaya kompetisi, bukan dengan budaya koorporasi atau kerja sama. Demikian di dunia penjualan dan bisnis, kompetisi adalah hal yang biasa tidak saja kompetitor antar perusahaan bahkan di dalam perusahaan sendiri terjadi kompetisi. Banyak yang berlindung di balik istilah “kompetisi sehat” namun itu hanya sampai sebatas istilah atau wacana, sedangkan dalam praktek keseharian kompetisi itu bagaimana individu itu menang tanpa peduli dengan yang lain tersungkur.

 

Tulisan ini tidaklah bermaksud sebagai etika salah benar untuk menilai seseorang yang kompetisi atau menghakimi sesuatu sebagai salah atau buruk. Itu hak mereka, bukan? Saya hanya menyodorkan fakta di sekitar kita benarnya pepatah “lain di mulut lain di hati”. Pada satu saat seseorang dapat berteriak pentingnya kebersamaan, team work atau sesama karyawan adalah keluarga; di saat lain mereka menjelekkan dan menjatuhkan di antara sesama karyawan sendiri.

 

Hal demikian umum dan dianggap wajar dalam dunia bisnis atau penjualan. Ada yang berkompetisi dengan menjelekkan atau menjatuhkan produk kompetitor. Mereka selalu mempromosikan “Produk saya No. 1; yang lain jelek!” Mereka mencari kelemahan competitor mereka: harga lebih mahal, cacat produk, komplain pelanggan dan lain sebagainya. Sebaliknya mereka menonjolkan produk bahkan melebih-lebihkan dan menutupi dengan sempurna cacat produk mereka. Mereka akan menghancurkan siapapun yang mengetahui kekurangan atau cacat diri mereka.

Continue reading

Pedasnya kejujuran yang semakin mahal…

Semalam saya sempat mendengarkan berita malam di salah satu stasiun TV mengenai harga bawang yang turun, namun harga cabai malah naik. Bahkan di beberapa daerah ada yang naik 100 % dari harga Rp 30.000 ,- menjadi Rp 60.000 ,-.

 

Sobat mungkin heran, kok saya yang seorang penulis jadi pemantau harga bawang dan cabe hehehe…

 

Saya bukannya beralih profesi menjadi pemantau harga bawang dan sayur apalagi harga sayur mayur di pasar induk. Berita itu memunculkan asumsi di pikiran saya dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok berhubungan dengan meningkatnya kemiskinan rakyat.

 

Continue reading

MIMPI: berapakah nilainya?

Orang sukses berangkat dari MIMPI, atau Anda dapat mengatakannya dengan kata-kata lain seperti impian, goals, target, cita-cita atau kata lainnya yang tepat bagi Anda. Tentu saja MIMPI ini selanjutnya perlu dilanjutkan dengan tindakan atau ACTION yang tepat atau selaras dengan mimpi Anda tersebut.

 

Saya pernah menuliskan “Orang yang bertindak tanpa mimpi bagaikan seseorang yang berjalan dalam gelap; orang yang hanya bermimpi tanpa bertindak bagaikan seseorang yang duduk diam di tengah siang bolong”. Semoga Anda setuju dengan prinsip ini!

 

Mimpi ini pun sebaiknya memiliki harga yang tinggi bahkan sampai sejuta dolar seperti yang dikatakan Merry Riana dalam bukunya “Mimpi Sejuta Dolar”. Atau miliki keajaiban dalam mimpi Anda yang dibuat dalam buku seperti yang disampaikan Rangga Umara dalam buku berjudul “The Magic of Dream Book”.

 

Continue reading

Page 1 of 812345...Last »

New BEST SELLER Book

Archives

My TimeLine with Love

Linkedin